Perkembangan Teknologi Industri di Indonesia
Setelah Indonesia
merdeka, beberapa usaha dilakukan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan
teknologi di Indonesia, guna bertujuan merumuskan, mengganti, mengarahkan, dan
mengendalikan kegiatan riset dan pengembangan IPTEK di Indonesia. Hal itu guna
menunjang industri di Indonesia. Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah
bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi menjadi barang
yang bermutu tinggi dalam penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan
perekayasaan industri. Dengan demikian, industri merupakan bagian dari proses
produksi. Bahan – bahan industri diambil secara langsung maupun tidak langsung,
kemudian diolah, sehingga menghasilkan barang yang bernilai lebih bagi
masyarakat. Kegiatan proses produksi dalam industri itu disebut dengan
perindustrian, Sebagai negara agraris, peranan industri dalam perekonomian
Indonesia dengan sejarah perkembangannya tidaklah begitu amat berarti.
Pertanian justru tidak mendapat respek
yang mendalam, namun maufakturinglah yang diunggulkan. Padahal, kebutuhan akan
bahan pangan terus meningkat. Maka seharusnyalah kita tidak mengesampingkan
peran pertanian di Indonesia. Apalagi lahan di Indonesiapun terpampang luas di
seluruh Nusantara. Perkembangan industri melibatkan berbagai penemuan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Di Indonesia, kegiatan pembangunan ditunjang oleh
tumbuhnya berbagai jenis industri dengan berbagai jenis kegiatan, diantaranya :
1.
Aneka Industri
Pada bidang ini
mempunyai peranan yang cukup besar dalam pembangunan industri secara
keseluruhan, yaitu dapat menjadi penghubung antara industri hulu dan industri
hilir, dimana industri hulu adalah industri yang memproduksi bahan baku dan
bahan pembantu untuk keperluan industri lainnya. Contohnya : industri besi,
baja, pemintalan, dan lain-lain. Sedangkan industri hilir adalah industri yang
memakai bahan dasar dari hasil industri hulu untuk memproduksi barang yang siap
dipakai konsumen. Di Indonesia, aneka industri memanfaatkan teknologi yang
lebih sederhana dan memperluas kesempatan kerja, sehingga dapat menyerap tenaga
kerja lainnya. Jadi, dengan aneka industri, pembangunan Indonesia dapat maju
bahkan berhasil dalam memproduksi barang ekspor.
2. Industri Logam Dasar
Perkembangan industri ini berkembang sangat
pesat, pada kenyataannya menyebabkan industri dasar mempunyai peran yang cukup
besar dalam proses industrialisasi,
3. Industri Non Manufakturing
Industri yang bergerak di bidang ini
ialah industri pariwisata, industri pertambangan dan penggalian, serta
pertanian, kehutanan. Dalam hal ini, berarti industri-industri seperti itu juga
dapat mampu memberikan kontribusi bagi devisa negara. Karena hasilnya pun dapat
dijadikan sebagai komoditi ekspor. Oleh karenanya, industri ini menjadi sangat
penting, bahkan memiliki peranan yang sangat berarti bagi 10 perekonomian
negara. Namun, banyak negara juga tidak memiliki potensi ini. Di Indonesia
pertambangan dan pertanian menjadi sub terpenting mengingat mayoritas penduduk
bermata pencaharian sebagai petani (Negara agraris). Itulah yang menyebabkan
industri di Indonesia semakin beragam.
Industri memang menjadi faktor
fenomenal untuk menunjang perdagangan. Mereka saling bersaing untuk mendapatkan
tempat di pasar global. Karena di dalam pasar global itu sendiri terjadi
perdagangan bebas dari dan tentang suatu negara. Salah satu hal yang mendukung
ialah sektor industrialisasi. Globalisasi dirasa lebih menguntungkan
negara-negara maju. Karena di negara-negara majulah berbaai bidang termasuk
industri mengalami kemajuan, berbeda dengan di negara berkembang. Mungkin dari
segi kualitas dan kuantitas hasil produksinya saja jauh lebih baik dari negara
maju. Menurut Robert Hutton, ia mengatakan industri adalah bagian terpenting
bagi perekonomian di Eropa. Jepang misalnya, produksi otomotif dan
elektroniknya mampu menembus pasaran dunia, begitu juga Korea dan Cina. Mereka
berkembang menjadi negara industri. Dalam perkembangan selanjutnya,
negara-negara berkembang mulai mengikutsertakan diri dalam aspek tersebut.
Tidak hanya ekonomi yang dibangun dari sektor non industri, tapi mereka telah
jauh melangkah mengupayakan terciptanya industri yang fleksibel. Dalam arti
mampu meningkatkan daya saing di pasaran. Sehingga negara berkembang pun tidak
dengan mudah mengikuti arus global saja. Namun, mereka mampu berkompetisi
dengan baik. Lalu bagaimana bangsa kita dalam merespon hal tersebut.
Sejauh ini pengembangan sektor industri
makin marak, itu sebenarnya tuntutan globalisasi itu sendiri. Di Indonesia,
kota-kota industri mulai berkembang dan menghasilkan barang-barang produksi
yang bermutu. Namun, ada banyak industri pula di Indonesia yang sebagian
sahamnya adalah hasil investasi asing, bahkan ada juga perusahaan dan industri yang
secara mutlak berdiri dan beroperasi di Indonesia. Berikut ini adalah
perkembangan jumlah tenaga kerja di Indonesia.
Comments
Post a Comment